Nenek pelai berasal dari Suku Dayak Kenyah. Dulu banya orang Dayak yang punya lubang telinga panjang, baik perempuan maupun laki-laki lho. Ternyata lubang telinga panjang menjadi simbol kecantikkan dan kegagahan. Kakek Tengut, salah satunya, lubang telinganya juga agak panjang, tetapi, tak sepanjang Nenek Pelai.
Sejak bayi, telinga Nenek di pasangi anting oleh orang tua nya. Semakin besar, antingnya semakn banyak. Makanya, lubang telinganya semakin panjang. Anting-anting itu terbuat dari kuningan. Waktu muda, anting Nenek Pelai lebih banyak. Kalau sudah terbiasa memakainya, telinga tidak sakit. Setelah Nenek semakin tua, antingnya mulai di lepas satu per satu. Sayang, sekarang hampir tak ada lagi orang Dayak yang memanjangkan lubang telinga. Mereka malu kalau bertemu orang lain.
Ternya Nenek Pelai senang makan pinang sirih biar gigi-giginya kuat. Ternyata, juga benar! Gigi Nenek masih banyak dan kuat. Tetapi, warna giginya hitam karna terlalu banyak makan pinang sirih. Nenek juga senang membuat hiasan manik-manik Suku Dayak.
Itu dulu ya ceritaku tentang Telinga Panjang Nenek Pelai...
Kamis, 28 Juli 2011
Nenek Pelai punya telinga panjang.
Diposting oleh Wanda Dewiana di 06.25
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar